Calendar

October 2016
SunMonTueWedThuFriSat
 << <Aug 2017> >>
      1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031     

Announce

Who's Online?

Member: 0
Visitors: 3

rss Syndication

Posts sent on: 2016-10-03

03 Oct 2016 

Karena pada zona asli terjumpa lapisan zona lunak yang cukup tetap di rataan (tanah secara konsistensi benar lunak, rusak dan menengah). tanah seperti ini umumnya kuat tanah lunak (clay) level tanah lembek tsb. gampang memampat (compressible) bila mendapat beban (akibat timbunan tanah, pondok, dll) di atasnya.

Saat tanah ranum ada 2 masalah gede
Masalah kecakapan dukung yang sedikit
Masalah penurunan tanah (settlement)
Masalah kecakapan dukung tanah yang kecil
Zona sangat lunak ---> hanya siap mendukung pondok ringan, rumah tempat tinggal berlantai 1 dengan pondasi sinambung
Tanah ranum ---> dapat menolong bangunan remeh s/d berlantai 2 secara pondasi langsung.
Tanah medium ---> dapat mengangkat bangunan menengah, rumah berlantai s/d tk 3, kamar, dll. dgn pondasi tepat.
Bangunan yang lebih berat harus dengan pondasi interior (tiang pancang, bor piles, sumuran, dll)

Masalah penurunan tanah rendah (settlement) akibat beban pada atasnya

Hukuman beban zona urugan
Kelanjutan beban gedung di atas`tanah urug
Untuk tanah pokok lunak yang dominan lempung
Penurunan zona dasar berlaku sangat pelan, puluhan hingga ratusan tahun
Penurunan total tersebut nisbi sangat raksasa
contoh: Timbunan setinggi 3 meter menghasilkan total penurunan sebesar + 1 meter. Selama penurunan berlangsung tercipta differential settlement (penurunan yang bukan merata) penurunan yang tidak tentu ini menerbitkan retak-retak pada tembok serta gedung

Estimasi waktu penurunan tanah poin panjang (consolidation settlement)

Cv tanah rata-rata = 3. 0 m2/tahun

Klasifikasi zona tanah dari segi konsistensinya
(umumnya untuk tanah lempung dan lanau)

Pemastian umum bangunan di buat tanah lunak tanpa perbaikan tanah

Keadaan awal:
Wisma dibangun di
Jangka waktu 1-2 thn
Setelah selesai pengurugan
Urugan tanah dari material tanah yang lebih cantik
Tanah ranum yang gampang memampat (compressible)

Dalam zaman 1 s/d 10 tahun setelah wisma dibangun

Hukuman urugan zona dan bagasi bangunan, teliti tanah dasar mengalami penurunan jangka lama (long term settlement = consolidation). Penurunan jangka jenjang ini bukan merata karena variasi daripada beban & kondisi zona di tempat.
Akibat penurunan tanah bukan merata, pondok menjadi rekah (padahal, penurunan baru berlaku sebagian saja). Kemudian, jikalau penurunan langsung berlanjut untuk jangka lapuk, bangunan setelah diperbaiki mau rusak sedang.

Contoh sengketa dengan tanah lunak:

Dinding rumah mengalami retak-retak sesudah beberapa tahun, hal berikut menunjukkan siap penurunan zona jangka lama (consolidation settlement)
Rumah yang di bagi pondasi tonggak pancang bukan mengalami masalah keretakan dewan, tetapi penurunan tanah menimbulkan timbulnya kelainan antara zona asli beserta lantai konstruksi, juga turunnya beberapa lantai bangunan yang bukan di kepada tiang patok.
Bangunan berlapis-lapis yang tidak dengan pondasi tonggak pancang mendapati retak-retak yang cukup besar
Biaya mendirikan rumah dengan pondasi tonggak pancang nisbi terlalu utama mengingat kedalaman tanah muluk rata-rata > 16 m

"MENGAPA BANYAK RUMAH SEDERHANA DIBANGUN DI ATAS TANAH LUNAK TIDAK BERTAS? "

1. Kondisi zona dasarnya yang relatip kian baik.
Bangunan tidak bertumpuk di bagi tanah yang lunak.
Dewan berlantai 2 di kepada tanah yang medium.
Lamun tanahnya sangat lunak, umumnya semua pondok mengalami terbuka, makin berat bangunan makin besar keretakan yang tercipta.

2. kawat bronjong penahan longsor Pemastian tanah benar lunak, akan tetapi tebal timbunan tanah urug relatip tipis < 1. 5 meter, dan bangunan relatip super ringan.
Urugan yang “ringan” seperti ini cuma menyebabkan penurunan tanah poin panjang yang relatif kuntet. Jadi, akibat settlement zaman panjang yuwana.
Bila urugan > 2. 0 meter, lazimnya penurunan zaman panjang sebagai cukup buntal, demikian pun perbedaan penurunan (differential settlement) yang disebabkan.
Rule of thump untuk tanah lunak: Settlement zaman panjang kira-kira sepertiga bengawan tinggi timbunan.

3. Gedung yang didirikan relatip luar biasa kaku sehingga dapat membuat penurunan tanah relatif saksama. Misalnya konstruksi sederhana tapi dengan kerangka dan pondasi yang sekitar besar dibuat dari beton bertulang.

4. Tebel lapisan tanah lunak relatip tipis, dan timbunan tanah urug telah lelet dilaksanakan pra ada dewan. Penurunan zaman panjang sudah sebagian luas terjadi, terak settlement relatip kecil.

PENANGGULANGAN MASALAH

1. Dilakukan perbaikan tanah secara VERTIVAL DRAIN (PVD = Prefabricated Vertical Drain).
PVD mempercepat penurunan jangka berjarak menjadi cuma dalam hasil minggu / bulan saja. Penurunan zona dapat diselesaikan sebelum pondok dibangun.
dua. Dilakukan penimbunan tanah beserta sistem urugan tambahan.
3. Diperlukan saat menunggu selesainya penurunan zona akibat beban tanah tumpukan

Pemakaian Prefabricated Vertical Drain (PVD)

PROSEDURE DASAR KEGIATAN

Instalasi PVD
Penambahan Drainage Layer dan urugan rencana
Penambahan urugan tambahan ekivalen beban bangunan

Tunggu datang settlement jadi
Kemudian, bongkar urugan sambungan
Setelah ini bangunan mampu didirikan

PEMANFAATAN METODE URUGAN TAMBAHAN

Bagaimana menentukan tebal urugan sambungan?
ALTERNATIF 1
P = Beban pondok di bagi lajur pondasi
A = Luas antisipasi pondasi pada tanah dasar dengan penyebaran tegangan
dengan sudut + 600, di dalam m2
H = Tebel urugan susunan acara, dalam m
h = Tebal urugan tambahan ekivalen beban konstruksi, dalam m
D = kedalaman pondasi bangunan dari muka tanah urug ( m)


PREFERENSI 2
DENGAN ASUMSI
qbeban tanah urugan tambahan = beban saksama ekivalen dari bangunan
Asumsi rumah berlantai 1,
q_ ekivalen bangunan=1 t/m^ 2
Asumsi wisma berlantai dua,
q_ ekivalen bangunan=2 t/m^ 2;
Sangkaan rumah berlantai 3,
q_ ekivalen bangunan=3 t/m^ 2

HASIL PELAKSANAAN

Keuntungan mulai penggunaan PVD:
Tanpa PVD, penurunan pemaduan tanah yang berlangsung lama juga menimbulkan tekanan uap yang tinggi pada pori-pori tanah. Oleh sebab itu, air yang berada di dalam tanah punya tekanan yang lebih menjulung dari tolakan air hidrostatisnya.
Tekanan larutan pori yang tinggi tersebut akan sangat berbahaya bagi stabilitas tanah dasar jika ada tingkatan galian tanah, juga bagi stabilitas tumpukan di sesi tepi. Tidak sedikit timbunan urut-urutan di kepada tanah lunak, atau galian tanah dalam daerah reklamasi pada zona lunak, yang mudah tumbang akibat sutradara tidak menaksir hal berikut.
Dengan memilikinya PVD, tekanan air pori yang buntal dengan tangkas di”gembosi”, jadi tekanan larutan di dalam tanah menjadi hidrostatis kembali. Kondisi ini sangat mendongakkan kepala stabilitas tanah.
Tanah yang sudah memampat akan memiliki daya dukung tanah yang jauh naik dibanding keadaan aslinya.
Admin · 13699 views · 0 comments
03 Oct 2016 

Geobag ialah geotextile yang diisi dengan tanah dan dijahit sehingga berupa bantalan – bantalan yang dimanfaatkan untuk menggantikan pasir atau konstruksi proteksi pesisir yang stereotip, Itulah yang dinamakan geobag geotextile.

Lego Geobag Geotextile Dan Faedahnya
Fungsi Geobag Adalah:

Groyne
Breakwater
Temporary jetty
River bank protection
Containing dredged material
Untuk penahan ataupun pemecah jalan di rantau agar bukan terjadi erosi
Kami adalah distributor geobag dengan pangkat jual termurah dan besar di Nusantara di wilayah jakarta, kota tangerang, cilegon, seragan, bogor, bekasi, semarang, bandung, surabaya, media, balik rumah, bandar lampung, banda aceh, bali, mataram, batam, martil, gorontalo, makasar, pontianak & daerah lainnya GEOTEXTILE
Admin · 10699 views · 0 comments